the blessed#1

Pada saat kami memutuskan untuk menikah, dengan konsekuensi bahwa, akan long-distance; Balikpapan - Jakarta. Berat di ongkos, telepon, pesawat, belum lagi ‘misunderstood’ karena hanya dengan dimensi kata-kata kita berkomunikasi. Namun, dengan gagah berani, kami mengambil resiko tersebut, karena PERCAYA bahwa DIA punya rencana atas kami.

Tepat 1 minggu setelah ‘rembug tuwo’ dan ngomongin tanggal married, daku dipanggil ke Jakarta untuk interview dengan FE Manager GPO di Sentral Senayan, kemudian disambung dengan being interviewed dengan Gunung Salak Operation.

Sebulan kemudian, sekitar bulan Juni, baru ‘teko-dhok’ di kantor, abis Field Internal Audit di Lawe-Lawe, ditelp sama IBU HR recruitment. He stated that I will be moved to GPO, FE dept, dan base Jakarta per Aug 1, 2006.

Whatttt???

Aug 1,2006 adalah 2 hari setelah pernikahan kami. Dan masalah kami pun diselesaikanNya dengan caraNya yang sangat ajaib, indah, dan tepat pada waktuNya.

Inikah yang namanya berkat, anugerah, kebetulan yang direncanakan, jalan yang diberkati olehNya, dan diberi kemudahan, jalan yang terang dan lapang. I said thanks to Pak IBU HR itu, dan sesegera kemudian mengabarkan berita sukacita itu pada calon suamiku.

Kemudian, kita menjadi semakin mantap untuk melangkah, meskipun masa depan kita tidak pernah tahu seperti apa. Namun, dengan BEKAL PERCAYA kepadaNya, pasti dan pasti, kita akan menempuh jalan yang terang dan lapang.

Dan setelah married, kami tinggal di Jakarta, tanpa berat diongkos telepon dan pesawat, dan digantikan oleh ‘harga’ sebuah kebersamaan yang tidak ternilai.

Segala perkara dapat kutanggung di dalam DIA yang memberiku kekuatan. Filipi 4:13

Leave a Reply