When The Levee Breaks..

March 29th, 2009 by awankintoun

If it keeps on rainin’, levee’s goin’ to break
When The Levee Breaks I’ll have no place to stay.

Mean old levee taught me to weep and moan
Got what it takes to make a mountain man leave his home,
Oh, well..

Don’t it make you feel bad
When you’re tryin’ to find your way home,
You don’t know which way to go?
If you’re goin’ down South
They go no work to do,
If you don’t know about Chicago.

Cryin’ won’t help you, prayin’ won’t do you no good,
Now, cryin’ won’t help you, prayin’ won’t do you no good,
When the levee breaks, mama, you got to move.

All last night sat on the levee and moaned,
Thinkin’ about me baby and my happy home.
Going, going to Chicago… Going to Chicago… Sorry but I can’t take you…
Going down… going down now… going down….

*******************************************************************************
Led Zeppelin IV, 1971.

Barusaja saudara-saudara kita mengalami bencana..dan kejadiannya mirip dengan syair dari Lagu Led Zeppelin tersebut.
Sejak hari kemaren, berita tentang bencana situ Gintung terus menerus ditayangkan di teletipi. Dari mulai tayangan gambar-gambar, kemudian video amatir dari warga yang kebetulan membawa hp dan merekamnya. Sampai menayangkan dimana para petinggi negara seolah tidak mau dipersalahkan karena bencana tersebut..
Dari mulai Menteri Kesehatan yang diwawancara, dengan enteng menjawab… saya ini ahli jantung, saya tidak tau menahu tentang tanggul..itu urusannya Menteri PU. (sumber : Metro TV)
Kemudian di tempat yang lain, Menteri PU diwawancara dan ditanyain..mengapa sampai kejadian tanggul jebol, dijawabnya.. bahwa sebenarnya, semua sudah notice bahwa ada leakage di tanggul.. dan berencana untuk diperbaiki, namun menunggu level air menyusut..(sumber:Detik.com)
Ironisnya..bencana tidak bisa menunggu.. semakin ditunggu, level air semakin naik, sehingga, situ gitung yang berkapasitas 1jt m3, harus menampung sejumlah air hujan sehingga lebih dari 1.5jt m3 (sumber : Metro TV).

Apa yang sebenarnya terjadi…?
Adalah sebuah tanggul dibuat sekitar 70 tahun yang lalu, diberi 2 pintu air, yang salah satunya diperuntukkan untuk lahan pertanian di sekitar situ gintung.
Namun..itu adalah design untuk 70 tahun yang lalu.. Yaitu, areal seluas 31 ha dan diurug dengan tanah secara homogen di sekelilingnya, kira-kira setinggi 10 meter bila level air penuh, tanpa ada struktur permanen seperti batu dan struktur jaring laba-laba untuk menopang dan menjaga tanggul tetap kokoh dan aman dari abrasi.
Sekitar 50 tahun setelahnya, developer mulai berdatangan untuk membangun perumahan, dan menjamurlah perumahan disana. Lahan pertanian sudah tidak ada lagi, sehinggu pintu air juga sudah tidak lagi dipergunakan. Situ Gitung, yang awalnya adalah semacam Waduk Tadah Hujan untuk Irigasi Persawahan, menjadi penampungan air, karena di sekelilingnya tiada lagi sumur resapan, semua sudah menjadi perumahan yang cukup padat.
Sehingga, air yang ‘terjebak’ di dalam tanggul situ gintung tiada bisa kemana2.. tapi itu dulu..
Sekarang, dengan faktor sedimentasi di dasar Situ Gintung dan abrasi , maka areal situ gintung yang awalnya 31 Ha, menyusut menjadi 21 Ha, kapasitas Situ sudah menyusut sepertiganya.. sementara air yang mengalir hampir 2 kali lipat.. sungguh kombinasi yang mengerikan..

Bencana ini bukan tiba2 terjadi.. kebocoran di dinding Situ sudah muncul sedikit demi sedikit.. seolah ingin memberi tahu, bahwa dia sudah kewalahan untuk menampung air yang terus menerus masuk, dan tidak bisa keluar. Tapi apa yang terjadi.. tiada reaksi apapun untuk menanggulanginya. Persis dengan kejadian Lumpur Lapindo, pada saat kebocoran itu kecil, dibiarkan saja.. akhirnya, kebocoran meluas dan meluluhlantakkan semua yang ada di sekitarnya, baru pada ngeh.

Pak Menteri PU, sebagai seorang ahli di bidang Land and Water Development dari Belanda, seharusnya punya rencana yang lebih matang dan solving, bukan mencari alasan mengapa tidak segera diperbaiki kebocoran tersebut.

Pak Gubernur DKI dan Bupati Tangerang, setiap developer yang akan membangun perumahan di suatu area tertentu, pastinya akan melewati meja bapak untuk meminta ijin, IMB dst.. Kalau memang di daerah situ tidak layak untuk dijadikan perumahan, mengapa mereka diijinkan untuk membangun perumahan disitu..?

Bu Menteri Kesehatan, sebagai salah satu dari member Kabinet bersatu, para menteri itu memang punya role sendiri2, tapi bukan berarti kerja sendiri2…bila salah satu anggota terbukti tidak perform..itu adalah performance team itu secara overall.

Pak Presiden dan Wakil Presiden, bapak-bapak adalah orang no. 1 dan 2 di negeri ini, anda membawahi para menteri. Bila menteri anda terbukti tidak perform, berarti anda berdua kurang galak dalam memberi instruksi, bahwa kepentingan rakyat banyak adalah tujuan yang paling utama atas apapun. Anda berhak membuat prioritas kerja, dan punya otoritas untuk menginstruksikan pelaksanaan perbaikan yang menyangkut jiwa rakyat anda adalah taruhannya. Dan bahkan bisa menginstruksikan, dilarang melakukan hal-hal yang belum perlu dilakukan.

Yang terakhir adalah untuk saudara-saudaraku yang terkena musibah..bahwa ini adalah musibah, berpasrahlah, serahkanlah semua pada Yang Punya Hidup dan Kehidupan, memang sakit, tapi percayalah bahwa Tuhan akan membuat Indah tepat pada waktuNya.

Berkat Tuhan senantiasa menyertai kita semua.

BERIMAN DENGAN TULUS TANPA PAMRIH

February 18th, 2009 by awankintoun

Ketika seorang murid bertanya, apa yang akan diminta gurunya jika ia bertemu Tuhan, sang guru yang bijaksana menjawab, “Aku akan meminta api dan air. Api untuk membakar surga, sedangkan air untuk memadamkan neraka, sehingga surga dan neraka tidak lagi dijadikan alasan manusia
untuk beriman kepada Tuhan. Biarlah setiap orang beriman hanya karena
cintanya kepada Tuhan. Tanpa pamrih, tanpa syarat.”

Bekerja untuk mendapat upah itu wajar. Yang tidak wajar adalah beriman demi “upah”. Upah, entah takut sesuatu ataupun berharap sesuatu. Sama dengan kita mencintai seseorang karena takut kelak tidak ada yang mengurus atau karena kita ingin mendapat berbagai fasilitas. Bukankah itu cinta yang tidak tulus? Demikian juga iman.
Iman yang didorong untuk mendapat “upah” adalah iman yang tidak tulus.

Sakramen Permandian yang Ajaib

February 18th, 2009 by awankintoun
Adalah Nenek-ku, ibu dari papaku, berusia hampir 95 tahun. Beliau adalah wanita yang kuat, dan di usia yang sudah sedemikian lanjut, masih suka jalan pagi, tanpa alas kaki, cukup banyak porsi makanan untuk seseorang sekecil dan seusia beliau. Beliau sangan enjoy dengan kesehariannya. Nenek punya suster, dulu pertama kali, namany Wiwin, kemudian diganti sama Mbak Yah, dan saat ini sama Mbak Luis. Banyak sekali kejadian-kejadian yang lucu dan mengharukan, sekaligus nyebelin…hihiii itu kata mereka.

Meskipun fisik nya masih sangat kuat, beliau sudah pikun..amat sangat pikun. Ya pikun beliau itu yang membuat lucu, dan pikun itu juga yang nyebelin hihii..

Seminggu terakhir, Nenek seperti kehilangan tenaga, tidak bisa bangun dari tempat tidur, tidak bisa makan, mengangkat tangan sendiri pun tidak mampu. Raut wajahnya yang redup dan pucat, membuat Papa, Mama, Suster dan sodara-sodara bingung..takut..cemas..
Ditambah lagi, beliau sering mengigau…”..Endi omahku..aku arep mulih…wes dadi durung omahku…”. “Omah” yang beliau katakan itu, diterjemahkan oleh kami sebagai rumah masa depan yang berukuran 2×1.

Kemudian, Papa dan Mama berunding… dengan segala energi yang masih tersisa, Papa memutuskan untuk menyelenggarakan Upacara Sakramen Permandian di rumah. Upacara sakramen dipimpin oleh Sahabat Papa yang kebetulan adalah Diakon Gereja.
… Maka Nenek dipermandikan dan diberi nama Baptis Maria…

Beberapa saat setelah itu.. Wajah Nenek kembali berseri-seri…tidak lagi redup dan pucat. Beliau tersenyum, dan mencari Mbak Luis, dan lalu melakukan kegiatan nya seperti biasa, seolah olah tidak terjadi apa apa.

Terima kasih Tuhan.. Nenek ku telah sembuh dan lahir kembali dengan BaptisMu.

SinterKlas di Lebaran

November 1st, 2006 by awankintoun

Sabtu Pagi, bareng rez, mama, mba, ipank, cicil, omel, disetirin om… kami membagi2kan nasi bungkus di sepanjang jalan jogja.

begitu banyak warna… begitu banyak cerita… begitu banyak elegi… ada yang senang karena ada makan gratis, ada yang bingung, ada yang biasa-biasa saja, ada yang jual mahal…dan ada juga yang minta nambah.

Menjadikan kami memahami…apa kah itu anugerah…apa kah itu karunia… apa kah itu ‘tangan Allah’ yang sungguh berkarya.

Aada cerita tentang keponakanku yang lucu2. Suatu hari, aku bongkar2 cargo pindahan dari Balikpapan. Dan keponakan2ku menungguiku sambil lihat barang itu. Di dalam cargo itu, terdapat bermacam2 barang, ada boneka, kaos, alat2 tulis, spidol, buku, dll… dan bbrp barang yang memang bisa untuk mereka, aku kasihkan ke mereka, mereka senang sekali… aku juga senang sudah bisa memberi.

Bbrp hari kemudian, aku melihat keajaiban. Keponakan2ku itu, terkenal pelit, kalo punya barang2 gak mau dibagi2, jangankan dibagi, dipinjam aja anti! sampe rebutan, nangis2, teriak2, berantem… tapi ini lain… hari itu, mereka berdua dengan rela, memberikan barang mainan2 mereka untuk 2 keponakanku yang lain, cicil dan ipank…dan tepat bbrp jam kemudian, cicil pun membagikan mainan yang dia peroleh kepada adiknya, si omel… sungguh hal yang sangat sederhana mungkin… tapi makna yang sangat dalam bagiku.

Indahnya makna SALING BERBAGI…

the blessed#1

October 18th, 2006 by awankintoun

Pada saat kami memutuskan untuk menikah, dengan konsekuensi bahwa, akan long-distance; Balikpapan - Jakarta. Berat di ongkos, telepon, pesawat, belum lagi ‘misunderstood’ karena hanya dengan dimensi kata-kata kita berkomunikasi. Namun, dengan gagah berani, kami mengambil resiko tersebut, karena PERCAYA bahwa DIA punya rencana atas kami.

Tepat 1 minggu setelah ‘rembug tuwo’ dan ngomongin tanggal married, daku dipanggil ke Jakarta untuk interview dengan FE Manager GPO di Sentral Senayan, kemudian disambung dengan being interviewed dengan Gunung Salak Operation.

Sebulan kemudian, sekitar bulan Juni, baru ‘teko-dhok’ di kantor, abis Field Internal Audit di Lawe-Lawe, ditelp sama IBU HR recruitment. He stated that I will be moved to GPO, FE dept, dan base Jakarta per Aug 1, 2006.

Whatttt???

Aug 1,2006 adalah 2 hari setelah pernikahan kami. Dan masalah kami pun diselesaikanNya dengan caraNya yang sangat ajaib, indah, dan tepat pada waktuNya.

Inikah yang namanya berkat, anugerah, kebetulan yang direncanakan, jalan yang diberkati olehNya, dan diberi kemudahan, jalan yang terang dan lapang. I said thanks to Pak IBU HR itu, dan sesegera kemudian mengabarkan berita sukacita itu pada calon suamiku.

Kemudian, kita menjadi semakin mantap untuk melangkah, meskipun masa depan kita tidak pernah tahu seperti apa. Namun, dengan BEKAL PERCAYA kepadaNya, pasti dan pasti, kita akan menempuh jalan yang terang dan lapang.

Dan setelah married, kami tinggal di Jakarta, tanpa berat diongkos telepon dan pesawat, dan digantikan oleh ‘harga’ sebuah kebersamaan yang tidak ternilai.

Segala perkara dapat kutanggung di dalam DIA yang memberiku kekuatan. Filipi 4:13

18Oktober2006

October 18th, 2006 by awankintoun

hari ini aku ulang tahun, begitu banyak ucapan dan testimonial yang masuk dan membuatku tersenyum…terbahak-bahak…dan bahagia, dan aku yakin, mereka yang mengucapkan pun merasakan hal yang sama.

papa-mama, mba wen, mas ananto, teman-teman lama, teman-teman baru…dan suamiku tentunya…mereka semua turut berbahagia dan berdoa untuk semua hal baik untukku.

terima kasih Tuhan, atas anugerahMu untuk lahir di dunia ini, menjadi bagian dari lembaran-lembaran cerita bagi orang-orang yang kukasihi… menjadi ‘keranjang sampah’ bagi orang-orang yang kusayangi… sekaligus berusaha selalu menjadi ’sinterklas’ bagi orang-orang yang kucintai.

berkati aku Bapa, supaya tetap menjadi garam dan terang bagi orang-orang di sekitarku…bila tiada ku mampu melakukan hal yang besar, bimbinglah aku untuk melakukan hal kecil..dengan cinta yang besar.

dan satu lagi Bapa, terima kasih atas ‘kado’ ulang tahun dariMu yang 1000kali lipat.

terima kasih, Bapa.

amien.

1000 kali lipat

October 17th, 2006 by awankintoun

masih ingat cerita ttg anugerah 1000 kali lipat ?

minggu depan, daku sudah bisa menjadi Sinterklas partime untuk serial lebaran.

terima kasih doanya, my dear old friends.

God Bless Us

in my daughter’s eyes

October 16th, 2006 by awankintoun

In My Daughter’s Eyes <– klik hiperlinknya

In my daughter’s eyes I am a hero,
I am strong and wise and I know no fear,
But the truth is plain to see,

She was sent to rescue me,
I see who I wanna be,
In my daughter’s eyes.

In my daughter’s eyes everyone is equal,
Darkness turns to light and the world is at peace,
This miracle God gave to me
Gives me strength when I am weak,
I find reason to believe,
In my daughter’s eyes.

And when she wraps her hand around my finger,
Oh it puts a smile in my heart,
Everything becomes a little clearer,
I realize what life is all about.
It’s hangin’ on when your heart has had enough,
It’s giving more when you feel like giving up,
I’ve seen the light,
It’s in my daughter’s eyes.

In my daughter’s eyes I can see the future,
A reflection of who I am and what will be,
Though she’ll grow and someday leave,
Maybe raise a family,
When I’m gone I hope you see how happy she made me,
For I’ll be there,
In my daughter’s eyes.

************

lagu ini…indah sekali… dan mampu membuatku menggambarkan betapa bahagianya dan indahnya hubungan ibu - anak… kangen Aubrey…

Can’t Stop Loving You

October 16th, 2006 by awankintoun

CAN’T STOP LOVING YOU <– klik hiperlinknya

So you leavin’ in
the mornin’
on the early train.

Well I could say
everything’s all right
and I could pretend
and say goodbye

Got your ticket
got your suitcase
got your leaving smile

Oh I could say that’s the way it goes
and I could pretend you won’t know
That I was lying…

Chorus:
Cuz I can’t stop loving you
No I can’t stop loving you
No I won’t stop loving you
Why should I?

We Took a taxi
to the station
not a word was said
and I saw you walk across the road
for maybe the last time, I don’t know

Feeling humble
heard a rumble on the railway track
and when I hear the whistle blow
I’ll walk away and you won’t know
that I’ll be crying…

[Chorus]

Even try,
I’ll always be here by your side.
Why, why, why?
I never wanted to say goodbye,
Why even try?
I’m always here, if you change,
change your mind.

So you’re leavin’
in the mornin’
on the early train

Well, I could say everything’s alright
and I could pretend and say goodbye
But that would be lying…

Chorus 2x

Why should I?
Why should I?
Why should I, even try?

Chorus
Why should I?
Why should I?
Dunno why
Why should I?
Why should I, even try?

amazing

October 11th, 2006 by awankintoun

semalam ada telpon penting dari kakaku yang tercinta. dia curhat ttg yang dia alami pasca unemployed. tidak bisa cerita dengan bebas, karena takut kedengaran. setelah telpon dia kirim message sepanjang 3 page. daku tercekat..karena sepelik itu yang dialami kakaku ini.

daku tidak bisa berkata apa-apa lain..kecuali, mba aku boleh kirim tiap bulan untuk Audey dan Adiet ya.

setelah mengirim message itu, akupun tertidur.

paginya, kakaku mereply message itu, dia seperti ragu… daku diam saja, dan tidak berkata apa-apa… bbrp menit kemudian, dia mengirim message lagi… dia sedang ‘terharu’ karena message ku yang semalam. dia bilang terima kasih atas perhatianku…

aku bilang, ini bukan apa-apa…karena dulu jaman daku kuliah, kakak juga yang bayarin DP motor, dan kakak yang kirimin aku setiap bulan setelah papa pensiun, selama setahun, sampai kemudian daku dapet part time ngajar di atmajaya.

………

bbrp menit setelah percakapan dengan kakaku itu, daku buka email. ada 1 email dari HRD. isinya begini : ursula, kalo sudah sampe di kantor, tolong telpon saya. daku keluar ruangan, menuju receptionist, dan call ibu itu di Balikpapan.

daku : halo selamat pagi, bu. ini ursula, ibu tadi mencari saya ?

ibu itu : eh, ursula. aku mencari2 kamu tadi. kok telpon saya tidak diangkat.

daku : saya sedang tidak ada di jakarta bu, saya sedang ada project di darajat.

ibu itu : oh ya sudah. gini ursula, aku mau tanya. bank mu itu niaga kan ?

daku : iya bu, ada apa ?

ibu itu : ini, aku sedang proses allowance mu, dan tinggal minta tanda tangan manager, abis itu uang mu segera dikirim. cepet aja ursula, siang ini semoga sudah tertransfer.

daku : oh..um…ya..sibh sibh… akan saya kabarin begitu sudah masuk rekening saya bu.

sungguh…daku tidak menyangka, bahwa karya Allah sungguh nyata ajaib dan mengagumkan. baru bbrp menit daku ’sanggup’ untuk membantu kakaku dan anak-anaknya… bbrp menit kemudian, Allah langsung ganti dengan jumlah yang 1000 kali lipat.

morale : rejeki, anugerah, datang semua dari Allah…jadilah garam dan terang bagi orang2 disekitarmu

Janganlah membiarkan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau masih muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu (1 Timotius 4 :12)